Bisnis saya

Advertisement

Statistics

Sindikasi

Meletakkan Potensi tidak pada tempatnya Kirim halaman ini kepada rekan Anda via E-mail
Peringkat Pengunjung: / 0
BurukBagus 
Ditulis oleh Seta PM   
Rabu, 20 Agustus 2008

 

Meneruskan tulisan saya tentang potensi dan impotensi, dalam diri kita jika kita punya kebaikan maka kita punya potensi untuk menjadi betul dan baik. Namun di jaman sekarang, kebaikan yang di upload tidak pada tempatnya bisa menyebabkan perubahan potensi menjadi impotensi.

 

Keluwesan adalah kata kunci untuk menempatkan kebaikan pada tempatnya. Keluwesan menghindari potensi baik berubah menjadi impotensi.

Cara untuk “menasehati” orang berumur 60-an tahun dengan orang berumur 20-an tahun berbeda. Belajarlah dari bunglon untuk menjadi luwes. Jangan sama ratakan semua hal. Saat ini sering kita lihat orang-orang yang meletakkan potensi baik tidak pada tempatnya. Salah satunya dakwah dengan kekerasan.Apa itu?! Dimana letaknya cinta kalo seperti ini? Prinsip memang harus ada untuk menjadi dasar pijakan, namun jadilah dinamis. Menjadi kaku lebih mudah tumbang dibanding menjadi luwes.

 

Potensi seperti pistol. Pistol digunakan untuk menembak dan bukan untuk menimpuk orang. Kalo hanya untuk menimpuk orang gunakan saja batu. Itulah saat kebaikan ditempatkan tidak pada tempatnya, pistol digunakan untuk menimpuk dan bukan untuk menembak.

 

Yang terpenting dalam melakukan keluwesan adalah menyertakan Sumber Cinta Sejati sehingga Sang Sumber berkenan untuk memberikan ilham melalui hati kita untuk kita forward ke dalam pikiran dan selanjutnya bertransformasi menjadi tindakan.

 

Kita memang betul-betul mahluk yang lemah dan tak berdaya. Bahkan untuk melakukan kebaikan pun kita masih lemah & kaku.

 

Wassalam,

 

Guk Seta

 

www.divren.co.id

 

 

“Who wants to be sufipreneur?”

www.madadulhaqq.net

 

Comments (0) Add Comment

Write comment
smaller | bigger
 
 
 

busy
Update terakhir pada ( Kamis, 21 Agustus 2008 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >