Pada suatu acara komunitas entrepreneur, kami sedang berdiskusi dan berbincang tentang perencanaan. Kemudian diskusi itu melebar pada ukuran-ukuran apa yang seharusnya ada dalam suatu organisasi atau biasanya sering disebut KPI (Key Performance Indicator).
Hal yang menarik adalah diskusi tentang sebuah organisasi baru. Pertanyaannya adalah apakah sebaiknya organisasi baru ini memerlukan perencanaan yang betul-betul matang (yang sering kali justru membuat organisasi tidak jalan-jalan) atau perencanaan sederhana dengan action oriented? Bagaimana mungkin organisasi baru mencapai kondisi ideal?
Mengenai ideal, ada yang menarik saat kita melihat pelajaran fisika tentang gas ideal. Saya jadi ingin mempelajari tentang gas ideal karena pada diskusi diatas seorang entrepreneur yang saya hormati sempat mengatakan hal yang sangat menarik buat saya: “Dalam rumus gas ideal, realitanya gas tidak pernah mencapai kondisi ideal”. Dan saya rasa itu adalah hukum alam. Artinya hal tersebut pun berlaku untuk kita.
Pernyataan tentang gas ideal diatas mengusik keingintahuan saya untuk membuka pelajaran lama tentang fisika. Dan ini makin menarik.
Hukum Boyle
Persamaan gas ideal dapat dijelaskan dalam Hukum Boyle:
P1.V1 = P2.V2
P : tekanan
V : volume
Mari kita hadapi realitanya bahwa ternyata suatu gas tidak pernah mencapai kondisi ideal. Dan hukum ini berlaku juga untuk kita.
Mengapa kita tidak pernah mencapai kondisi ideal? Karena tekanan selalu datang silih berganti. Sementara untuk mengatasi tekanan (dalam kehidupan entrepreneur kita sering kita menyebutnya dengan masalah) kita membutuhkan volume yang cukup untuk mengatasi tekanan. Lalu apa hubungan volume dalam rumus fisika diatas dengan diri kita? Volume adalah kapasitas ilmu kita. Semakin orang berilmu, ‘volume’-nya makin tinggi.
Saat kita dapat menetralisir tekanan, maka kita dapat mencapai ‘kondisi ideal’. Perlu dicatat bahwa kondisi ideal tersebut adalah sementara karena pada prinsipnya tekanan satu akan diikuti tekanan berikutnya.
Dalam sebuah kitab, Tuhan pun telah mengatakan bahwa manusia akan terus diuji (ditekan) menurut kadarnya. Nabi pun telah menasehati kita agar jika kita telah selesai pada satu masalah (tekanan), segera pindah ke yang lain. Kenapa? Karena sudah menjadi hukum alam bahwa masalah baru akan selalu ada. Maka jika satu tekanan tidak segera diselesaikan, tekanan akan menumpuk karena tekanan selalu datang silih berganti, tekanan baru selalu ada. Itulah kenapa tidak ada kondisi ideal karena saat mencapai satu kondisi ideal kita ‘diberikan tantangan’ pencapaian kondisi ideal berikutnya. Dan untuk mengatasi tekanan kita membutuhkan volume yang cukup. Keyword untuk volume disini adalah ilmu. “Carilah ilmu sampai ke negri Cina”, pesan Sang Nabi.
Hukum Charles – Gay Lussac
Selanjutnya persamaan gas ideal juga dapat dijelaskan pada hukum Charles yang menyatakan “jika tekanan gas yang berada di bejana tertutup dipertahankan konstan maka volume gas sebanding dengan suhu mutlak”.
Rumusnya adalah : V1/T1 = V2/T2, dimana
V : volume
T : suhu
Simpel saja untuk memahami hal ini dalam kehidupan. Suhu berkaitan dengan emosional kita. Dalam Hukum Boyle sebelumnya kita sudah tahu bahwa untuk mengatasi tekanan diperlukan volume. Dan Hukum Charles menyatakan bahwa volume terkait dengan suhu.
Persis dalam kehidupan kita, dimana kondisi marah sama dengan suhu tinggi maka suatu masalah (tekanan) tidak akan pernah diselesaikan dalam kondisi marah (suhu tinggi). Perhatikan kenapa bom meledak. Itu karena tekanan tinggi dan suhu tinggi. Kecenderungan manusia ketika mendapat tekanan maka suhunya (emosi) pun semakin tinggi. Itu seperti bom…menghancurkan! Tekanan harus diseimbangkan oleh suhu yang seimbang (cooling down).
Akhirnya kita bisa mengambil hikmah dari rumus fisika diatas tentang gas ideal :
- Tidak ada kondisi ideal, karena ketika kita sudah mencapai suatu kondisi ideal maka tuntutan untuk kondisi ideal berikutnya akan segera datang
- Dua faktor yang mempengaruhi tekanan adalah volume dan suhu. Dalam kehidupan kita, hal itu terkait dengan ilmu (volume) dan emosi (suhu)
Kunci untuk mengecilkan tekanan adalah mengecilkan suhu dan membesarkan volume.
- 06/02/2010 14:45 - 7 Hal mengenai Momentum
- 19/01/2010 01:04 - Kuantitas yang cukup dan Kualitas tanpa batas
- 03/12/2009 23:09 - Berada dimana seorang pemimpin?
- 28/11/2009 17:56 - Sebaik-baik Pengorbanan

