Setiap bisnis pasti memiliki keunikan. Apa yang dibilang kelebihan atau keistimewaan sebenarnya hanyalah keunikan yang terupload (mampu dimunculkan).
Saat kita ‘tidak bisa menjadi istimewa’, sebenarnya kita hanya belum mampu menemukan keunikan diri untuk kemudian menguploadnya menjadi sebuah karya nyata. Tidak ada yang tidak istimewa, karena kita dicipta dengan keunikan masing-masing. Setiap orang pasti mempunyai ciri khas. Saat kita mampu menemukan dan mengasahnya, itulah apa yang orang sebut sebagai istimewa.Namun jangan merasa lebih dibanding yang lain. Tidak ada salahnya menjadi berbeda dan unik. Namun menjadi salah saat kita merasa lebih hebat, lebih pintar, lebih kaya dan lebih dalam segala hal dari orang lain. Saat ini orang-orang begitu sombong. Mereka tidak ingin mendengar dan mereka hanya ingin berbicara, karena apa? Karena mereka lebih dibanding yang lain. Jadi untuk apa mereka mendengar. Huhh, mudah-mudahan kita tidak seperti itu.
Setiap keunikan untuk satu orang. Dari satu ke yang lain berbeda. Yang satu istimewa dalam bidang IT, yang lain dalam bidang fashion, yang lainnya lagi dalam bidang hukum. Kita tidak dapat mengusai semua bidang.
Tidak perlu merasa istimewa/lebih dibanding yang lain. Kita memang istimewa, tapi untuk apa merasa lebih dibanding yang lain. Inilah yang dikatakan oleh seorang ahli sufi, bahwa kita boleh merasa diri kita unik namun menjadi tidak boleh di kala keunikan itu membuat kita merasa lebih dibanding orang lain.
Biar orang lain yang mengatakan apakah kita istimewa atau tidak. Cukup dengan menemukan keunikan diri dan kemudian menguploadnya. Maka saat kita ‘tidak bisa menjadi istimewa’, sebenarnya kita hanya belum mampu menemukan keunikan diri kita dan menguploadnya.
- 19/07/2009 14:59 - Mencapai Tingkatan yang Lebih Tinggi
- 15/07/2009 00:13 - Tidak Tumbuh sama dengan Mundur
- 31/05/2009 22:41 - Anekdot Kebodohan
- 30/05/2009 22:16 - Yang diubah bukan wataknya
- 25/05/2009 11:00 - Pandangan Grand Master Sufi mengenai hutang
- 23/05/2009 14:06 - Robert Kiyosaki juga ulama

